Senin, 20 Juni 2011
wanita ini lulus kuliah setelah amnesia 23 tahun
Su Meck dalam upacara wisudanya (foto: Huffingtonpost)
MONTGOMERY - Seorang wanita berusia 45 tahun akhirnya lulus kuliah setelah 23 tahun kehilangan ingatan. Su Meck adalah mahasiswa jurusan musik di Montgomery College, Amerika Serikat. Dia mengambil program associate degree yang di Indonesia biasa disebut D-3.
Perjuangan Meck dimulai ketika dia kehilangan ingatan pada 1988. Ketika itu, Meck yang berusia 22 tahun, sedang memasak di dapur. Dia mengangkat putranya, Patrick, yang berusia enam bulan tinggi-tinggi. Saat itu, kipas yang ada di langit-langit rumah bergeser. Entah bagaimana, kipas itu jatuh dan menimpa kepala Meck.
Ingatannya hilang total. Meck koma selama seminggu, dan saat terbangun, mentalnya sama seperti anak kecil. Dia tidak mengenal suami dan kedua bayinya. Dia hampir tidak bisa berbicara, membaca atau menulis, berjalan atau makan, mengenakan pakaian, hingga menyetir.
Tes dengan MRI menunjukkan, otak Meck mengalami keretakan. Cedera ini membuatnya mengalami amnesia retrograde lengkap, ketidakmampuan untuk mengingat masa lalu. Suami Meck, Jim, menjelaskan, istrinya seperti orang mati. “Kepribadiannya hilang,” kata Jim seperti dikutip dari situsHuffingtonpost, Sabtu (28/5/2011).
Jim dan Meck bertemu lima tahun sebelumnya di Ohio Wesleyan University. Setelah Jim lulus, Meck meninggalkan kuliahnya, menikah, dan menetap di Fort Worth, di mana Jim bekerja. Sebelum kecelakaan, Meck merupakan pemain drum yang baik. Namun koma membuatnya kehilangan semua kenangan. Dia tidak tahu lagi kunci bermain drum atau piano. Teman dan orang yang dicintainya merupakan orang asing. Ketika disapa, Meck hanya membalas dengan tatapan kosong.
Meck meninggalkan rumah sakit setelah dua bulan. Dia bisa keluar setelah menyelesaikan serangkaian tes, seperti naik sepeda, menyiapkan makanan dan membaca buku anak-anak yang sederhana. Dia mendapat bantuan dari suaminya, kerabat dan teman. Tapi baginya, kembali ke kehidupan sebagai seorang istri dan ibu muda seperti terjun bebas.
“Saya selalu bertanya-tanya, Apa yang harus saya lakukan sekarang? Apa rencananya? Apa tujuannya? Apakah saya harus menjadi orang seperti dulu atau menjadi orang baru?” tanyanya.
Pada tahun pertama keluar dari rumah sakit, Meck tidak bisa berbicara melalui telepon. Dia berkomunikasi dengan keluarganya hanya melalui surat. Meck menulis surat dengan ejaan dan tulisan tangan seperti seorang anak kecil.
Selama bertahun-tahun, Meck hidup sebagai istri dan ibu. Dia pun belajar membaca dan menulis dari anak-anaknya. Dia menjadi relawan di perpustakaan sekolah sehingga bisa membaca. Dia belajar bersama dua putranya, Benjamin Meck (24 tahun) dan Patrick (23).
Pascakecelakaan, putra ketiganya, Kassidy (18) lahir. Sembilan belas tahun setelah kecelakaan, pada 2007, Meck sekolah lagi untuk pertama kalinya. Mengapa Meck kuliah? “Saya tidak benar-benar tahu apa yang akan saya lakukan. Dan Montgomery College ada di sana,” jelasnya.
Dia bertanya anak-anaknya apa yang harus dibawa ke kelas, bagaimana membuat catatan, bagaimana mengajukan pertanyaan dan menulis makalah. Kelas pertamanya adalah sosiologi, manajemen stres, dan perbaikan matematika.
Menurut Jim, Meck adalah pelajar yang lambat. Dia harus bersusah payah mengerjakan tugas, membaca bagian yang sulit terus menerus sehingga bisa mengingatnya. Setelah melalui perjuangan selama empat tahun, Meck akhirnya lulus. Setelah ini, Meck dan suaminya berencana pindah ke Massachusetts. Dia mengejar gelar sarjana dan mendaftarkan diri di Smith College.
Wah, ada boneka bayi bisa ngiler

Wah, Ada Boneka Bayi Bisa Ngiler - Seorang seniman boneka Inggris, Nikki Hunn, menciptakan boneka yang sangat mirip bayi sungguhan. Boneka bayi itu dibuat untuk menghibur para ibu yang kehilangan bayinya.
Boneka-boneka itu tidak dibuat secara massal. Pembeli harus memesannya lebih dulu dan boleh membawa foto bayi yang mereka inginkan. Karena itu harganya cukup mahal, yakni 300 dollar AS atau setara dengan Rp 2,5 juta.
Boneka yang dinamai “reborn babies” ini dibuat semirip mungkin dengan bayi yang sesungguhnya. Kelembutan plastiknya nyaris tak ada bedanya dengan kulit bayi. Begitu juga dengan warna kulit dan matanya. Jemarinya dilengkapi kuku dan kepalanya sudah memiliki rambut tipis selayaknya bayi. Yang paling unik, boneka ini bisa mengeluarkan air liur.
Boneka-boneka itu tidak dibuat secara massal. Pembeli harus memesannya lebih dulu dan boleh membawa foto bayi yang mereka inginkan. Karena itu harganya cukup mahal, yakni 300 dollar AS atau setara dengan Rp 2,5 juta.
Selain para kolektor boneka, pembelinya adalah para ibu yang bayinya meninggal. Seperti Eve Hasty, perempuan Amerika berusia 57 tahun, yang putrinya meninggal karena leukemia di usia tujuh tahun.
Hasty menamai bonekanya “Abby” dan menaruhnya di ayunan seperti bayi sesungguhnya. “Abby mengingatkan saya pada anak saya saat masih bayi,” ujarnya.
Bagi Hasty, Abby bukan sekadar boneka. “Saya tahu dia tidak akan sakit dan tidak akan mati. Saya tidak akan merasa tertekan lagi,” kata ibu seorang anak lelaki yang memberinya cucu perempuan berusia delapan tahun.
Ada juga wanita yang memesan boneka itu karena ingin memiliki anak tetapi tidak mempunyai waktu untuk merawatnya. Alasan mereka, boneka tidak bertambah besar sehingga tidak perlu membeli baju setiap kali.
Begitu miripnya boneka itu dengan bayi, banyak orang mengiranya bayi sungguhan. Dalam beberapa kejadian di Amerika Serikat, polisi harus memecahkan kaca mobil saat karena mengira ada bayi terperangkap atau ditinggal di dalam mobil.
Minggu, 19 Juni 2011
untuk orang-orang yang pernah berbohong
Allah SWT telah menjadikan umat Islam bersih dalam kepercayaan, segala perkataan dan perbuatan dan perkataannya. Kejujuran adalah barometer kebahagian suatu bangsa.
Tiada kunci kebahagiaan dan ketentraman haqiqi melainkan bersikap jujur baik secara vertikal maupun horizontal.
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.”(QS. Al Isra : 36).
“Sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, sedangkan kebaikan menuntun menuju surga. Sungguh seseorang yang membiasakan jujur niscaya dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada kemunkaran, sedangkan kemunkaran itu menjerumuskan ke neraka. Sungguh orang yang berdusta akan selalu dicatat sebagai pendusta”. (HR Bukhari Muslim)
Bohong adalah perbuatan haram, karena membahayakan orang lain, tetapi dalam kondisi tertentu berubah hukumnya menjadi mubah bahkan wajib. Para ulama menetapkan pembagian hukum dusta sesuai dengan lima kategori hukum syar’i, meskipun pada dasarnya hukum berbohong adalah haram.
Adapun klasifikasi kebohongan itu ialah sebagai berikut :
- Haram, yaitu kebohongan yang tak berguna menurut kacamata syar’i.
- Makruh, yaitu dusta yang dipergunakan untuk memperbaiki kemelut rumah tangga dan yang sejenisnya.
- Sunnah, yaitu seperti kebohongan yang ditempuh untuk menakut-nakuti musuh Islam dalam suatu peperangan, seperti pemberitaan yang berlebihan tentang jumlah tentara dan perlengkapan kaum kuslimin agar musuh gentar.
- Wajib, yaitu seperti dusta yang dilakukan untuk menyelamatkan jiwa seorang muslim atau hartanya dari kematian atau kebinasaan.
- Mubah misalnya yang dipergunakan untuk mendamaikan persengketaan di tengah masyarakat.
Quote of The Day
Mencari org pintar itu semudah mendapat makanan, namun mencari org jujur itu sesulit mencari jarum pd tumpukan jerami~
Quote of The Day
aku tau semua orang pernah berbohong, tapi hanya kebohonganmu yang membuatku menangis. shabrina zakaria~
Langganan:
Postingan (Atom)